PPIKI LPPM UM Metro Perkuat Layanan Data Publikasi dan Luaran Dosen melalui Pedoman Operator SINTA
Metro, 29 Desember 2025 - Pusat Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual (PPIKI) LPPM Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus memperkuat perannya dalam mendukung tata kelola publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, dan pemutakhiran data kinerja dosen pada sistem SINTA. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penetapan Buku Pedoman Operator SINTA sebagai acuan kerja dalam memberikan layanan pengelolaan akun, verifikasi luaran, serta pendampingan pemutakhiran data dosen UM Metro.

Penetapan pedoman ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan pasca merger PPIKI dengan LPPM UM Metro. Setelah PPIKI berada dalam struktur LPPM, kebutuhan terhadap pembagian tugas yang lebih jelas, sistem kerja yang lebih terarah, dan layanan yang lebih terintegrasi menjadi semakin penting. Melalui pedoman ini, peran PPIKI dalam pengelolaan data publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, serta luaran dosen dapat dijalankan secara lebih sistematis dan terdokumentasi.
Pedoman bernomor 16/11.3.AU/F/LPPM/UMM/2026 ini disusun untuk menghadirkan sistem kerja yang lebih tertib, terukur, dan profesional, khususnya dalam pengelolaan data yang berkaitan dengan publikasi ilmiah dan luaran akademik dosen. Kehadiran pedoman ini juga menjadi bagian dari penyesuaian organisasi setelah adanya penambahan supporting staff di lingkungan LPPM UM Metro, sehingga setiap layanan yang berkaitan dengan SINTA dapat dikelola dengan alur kerja yang jelas.
Melalui pedoman tersebut, PPIKI memiliki peran penting dalam pengelolaan layanan dasar SINTA, mulai dari pendaftaran akun baru, reset password, pemantauan akun dosen, hingga penghapusan akun yang tidak aktif. Selain itu, PPIKI juga berperan dalam membantu proses verifikasi luaran dosen, terutama yang berkaitan dengan buku, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan Teknologi Tepat Guna (TTG).
Penguatan peran PPIKI ini menjadi penting karena data SINTA tidak hanya mencerminkan produktivitas publikasi dosen, tetapi juga menjadi bagian dari indikator kinerja kelembagaan universitas. Oleh karena itu, pemutakhiran data publikasi, sitasi, buku, HKI, dan luaran lainnya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar capaian dosen UM Metro dapat terdokumentasi dengan baik pada sistem nasional.
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan bahwa pengelolaan data SINTA perlu dilakukan secara terstandar agar seluruh capaian akademik dosen dapat tercatat secara akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, keberadaan pedoman ini menjadi bentuk komitmen universitas dalam memperkuat tata kelola data akademik dan menjaga integritas kinerja institusi.
“Pedoman ini menjadi rujukan penting bagi kepala pusat dan staf pendukung dalam mengawal data performa dosen. Dengan pembagian tugas yang jelas, proses sinkronisasi data ke SINTA diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Dr. Nyoto Suseno.
Ketua LPPM UM Metro, Dr. Satrio Budi Wibowo, M.A., menegaskan bahwa setelah merger PPIKI dengan LPPM, koordinasi pengelolaan publikasi ilmiah, kekayaan intelektual, penelitian, dan pengabdian dapat dilakukan secara lebih terpadu. Ia menyampaikan bahwa pedoman ini diharapkan mampu memperkuat layanan PPIKI kepada dosen, khususnya dalam penyelesaian kendala teknis akun SINTA, pemutakhiran data publikasi, serta verifikasi luaran akademik.
Selain PPIKI, pengelolaan data SINTA juga melibatkan Unit Penelitian dan Unit Pengabdian. Unit Penelitian berperan dalam sinkronisasi dan verifikasi data penelitian dosen, sedangkan Unit Pengabdian bertugas dalam pengelolaan data pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ketiga bidang ini diharapkan mampu menjaga validitas data UM Metro dalam sistem SINTA nasional.
Untuk mendukung pelayanan kepada dosen, PPIKI LPPM UM Metro juga menyediakan layanan bantuan melalui Arwan Junianto, S.E., M.M., sebagai hotline operator SINTA. Layanan ini dihadirkan untuk membantu dosen yang mengalami kendala teknis, baik terkait akun SINTA, proses sinkronisasi, maupun kebutuhan verifikasi luaran.
Melalui penetapan Buku Pedoman Operator SINTA, PPIKI LPPM UM Metro berharap pengelolaan data publikasi ilmiah dan luaran dosen dapat berjalan semakin optimal. Pedoman ini juga menjadi upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan pasca merger, memperkuat akurasi data nasional, serta mendukung reputasi UM Metro sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam publikasi, riset, pengabdian, dan pengembangan kekayaan intelektual.